Rabu, 22 April 2009

Benar nggak sih Odol bisa Menghilangkan Luka Bakar?

Sebenarnya sensasi dingin odol hanya dirasakan pada awal pemakaian saja pada kulit yang tersiram air panas/ mengalami luka bakar. Setelah itu amlah timbul rasa panas. Pemberian odol juga dapat mempersulit upaya pembersihan luka baker pada tahap perawatan selanjutnya, padahal luka baker harus dijagag sebersih / se-steril mungkin.
Langkah pertama dalam menangani luka bakar adalah upayakan secepat mungkin menurunkan suhu kulit untuk mengurangi timbulnya luka yang melepuh. Bisa dengan cara merendam kulit yang terkena luka bakar menggunakn air es/yang suhunya dingin selama beberapa saat (jangan Cuma sekedar disiram air dingin). Bila tidak ada air es, bisa juga dilakukan dengan air biasa/air mengalir asal cukup dingin dan harus bersih. Jangan sekali-kali memberikan zat/bahan apapun (odol, kecap, daun-daunan,dll) pada luka tersebut karenan dikhawatirkan akan mempersulit proses pembersihan luka atau memungkinkan timbulnya infeksi. Selanjutnya berikan perawatan luka yang baik danteratur, sebaiknya dilakukan dengan pengawasan dokter, apalagi bila luka bakarnya luas/dalam.
Bekas luka bakar ringan/tidak dalam, masih mungkin hilang sedikit-demi sedikit, atau bisa timbul kelainan pigmen di bekas luka (hipopigmentasi). Bila luka bakar tersebut cukup dalam, kemungkinan untuk hilang agak sulit, kalaupun sangat perlu, bisa dilakukan upaya bedah plastic untuk memperbaikinya dengan berkonsultasi pada dokter terkait.
(Annida, No. 11/XV/15 Juli-15 Agustus 2006)
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar