Rabu, 30 Desember 2009

8 Kecerdasan

Dalam buku terkenal yang berjudul Frames of Mind, Gardner secara menyakinkan menawarkan penglihatan dan cara pandang alternatif terhadap kompetensi intelektual manusia. Dan, ia kemudian mengemukakan secara garis besar tujuh jenis kecerdasan berikut ini.


Kecerdasan Linguistik (Bahasa). Kemampuan membaca, menulis, dan berkomunikasi dengan kata-kata atau bahasa. Penulis, jurnalis, penyair, orator, dan pelawak adalah contoh nyata orang yang memiliki kecerdasan linguistik.

Contohnya antara lain Charles Dickens, Abraham Lincoln, T. S. Eliot, Sir Winston Churchill.


Kecerdasan Logis-Matematis. Kemampuan berpikir (menalar) dan menghitung, berpikir logis dan sistematis. Ini adalah jenis-jenis keterampilan yang sangat dikembangkan pada diri para insinyur, ilmuwan, ekonom, akuntan, detektif, dan para anggota profesi hukum.

Contohnya yang terkenal antara lain Albert Enstein, John Dewey.


Kecerdasan Visual-Spasial. Kemampuan berpikir menggunakan gambar, memvisualisasikan hasil masa depan. Membayangkan berbagai hal pada mata pikiran Anda. Orang yang memiliki jenis kecerdasan ini antara lain para arsitek, seniman, pemahat, pelaut, fotografer, dan perencana strategis. Anda menggunakan kecerdasan inii ketika memiliki citarasa arah, ketika Anda berlayar atau menggambar.

Contohnya adalah Picasso, Frank Lloyd Wright, Colombus.


Kecerdasan Musikal. Kemampuan menggubah atau mencipta musik, dapat bernyanyi dengan baik, atau memahami dan mengapresiasi musik, serta menjaga ritme. Ini merupakan bakat yang dimiliki oleh para musisi, komposer, dan perekayasa rekaman. Tetapi, kebanyakan kita memiliki kecerdasan musical dasar yang dapat dikembangkan. Bayangkan proses belajar sangat tebantu jika kita menggunakan suatu ritme atau sejenis sajak bermusik. (Misalnya, “Satu ditambah satu, sama dengan dua…”)

Contohnya Mozart, Leonard Bernstein, Ray Charles.


Kecerdasan Kinestetik-Tubuh. Kemampuan menggunakan tubuh Anda secara terampil untuk memecahkan masalah, menciptakan produk atau mengemukakan gagasan dan emosi. Kemampuan ini jelas diperlihatkan untuk mengejar prestasi atletik, seni seperti menari dan acting, atau dalam bidang bangunan dan konstruksi. Anda dapat memasukkan ketrampilan membedah dalam kategori ini, tetapi banyak orang yang secara fisik berbakat-“bagus melakukan sesuatu dengan tangan mereka”-tidak mengenal bahwa bentuk kecerdasan ini sama nilainya bagi yang lain.

Contohnya Charlie Chaplin, Michael Jordan, Rudolf Nureyen.


Kecerdasan Interpersonal (Sosial). Kemampuan bekerja secara efektif dengan orang lain, berhubungan dengan orang lain dan memperlihatkan empati dan pengertian, memperlihatkan motivasi dan tujuan mereka. Kecerdasan jenis ini biasanya dimiliki para guru yang baik, fasilitator, penyembuh, politisi, pemuka agama, dan waralaba.

Contohnya yang terkenal Gandhi, Ronald Reagan, Mother Teresa, Oprah Winfrey.


Kecerdasan Intrapersonal. Kemampuan menganalisis-diri dan merenungkan-diri- mampu merenung dalam kesunyian dan menilai prestasi seseorang, meninjau perilaku seseorang dari perasaan-perasaan terdalamnya, membuat rencana dan menyusun tujuan yang hendak dicapai, emngenal-benar diri sendiri. Kecerdasan ini biasanya dimiliki oleh para filosof, penyuluh, pembimbin, dan banyak penampil puncak dalam setiap bidang.

Contohnya adalah Freud, Eleanor Roosevelt, Plato.


Dan, pada 1996, Gardner memutuskan untuk menambahkan satu jenis kecerdasan kedelapan (yaitu kecerdasan naturalis), dan, kendatipun banyak oendapat yang menentang, ada godaan untuk menambahkan yang kesembilan, yaitu kecerdasan spiritual.


Kecerdasan Naturalis. Kemampaun mengenal flora dan fauna, melalkukan pemilahan-pemilahan runtut dalam dunia kealaman, dan menggunakan kemampuan ini secara produktif-misalnya untuk berburu, bertani atau melakukan penelitian biologi. Para petani, para ahli tumbuhan (botanis), konservasi, biologi, lingkungan, semuanya memperlihatkan aspek-aspek kecerdasan ini.

Contohnya adalah Charles Darwin, E. O. Wilson.

(Accelerated Learning for the 21st Century)