Rabu, 22 April 2009

Benar nggak sih Odol bisa Menghilangkan Luka Bakar?

Sebenarnya sensasi dingin odol hanya dirasakan pada awal pemakaian saja pada kulit yang tersiram air panas/ mengalami luka bakar. Setelah itu amlah timbul rasa panas. Pemberian odol juga dapat mempersulit upaya pembersihan luka baker pada tahap perawatan selanjutnya, padahal luka baker harus dijagag sebersih / se-steril mungkin.
Langkah pertama dalam menangani luka bakar adalah upayakan secepat mungkin menurunkan suhu kulit untuk mengurangi timbulnya luka yang melepuh. Bisa dengan cara merendam kulit yang terkena luka bakar menggunakn air es/yang suhunya dingin selama beberapa saat (jangan Cuma sekedar disiram air dingin). Bila tidak ada air es, bisa juga dilakukan dengan air biasa/air mengalir asal cukup dingin dan harus bersih. Jangan sekali-kali memberikan zat/bahan apapun (odol, kecap, daun-daunan,dll) pada luka tersebut karenan dikhawatirkan akan mempersulit proses pembersihan luka atau memungkinkan timbulnya infeksi. Selanjutnya berikan perawatan luka yang baik danteratur, sebaiknya dilakukan dengan pengawasan dokter, apalagi bila luka bakarnya luas/dalam.
Bekas luka bakar ringan/tidak dalam, masih mungkin hilang sedikit-demi sedikit, atau bisa timbul kelainan pigmen di bekas luka (hipopigmentasi). Bila luka bakar tersebut cukup dalam, kemungkinan untuk hilang agak sulit, kalaupun sangat perlu, bisa dilakukan upaya bedah plastic untuk memperbaikinya dengan berkonsultasi pada dokter terkait.
(Annida, No. 11/XV/15 Juli-15 Agustus 2006)

Sariawan Ohh..Sariawan!

Penyebab sariawan di antaranya kekurangan vitamin, terutama vitamin C yang mengakibatkan jaringan lunak penyambung daging dan gigi menjadi lebih rapuh, luka karena tergigit, menyikat gii terlalu keras. Atau susunan gigi yang tidak teratur. Gangguan hormone, alergi makanan, ganguan system kekebalan tubuh (misalnya stress fisik, sakit berat, atai stress psikis), infeksi kuman di rongga mulut (oleh jamur atau bakteri) juga dapat menyebabkan sariawan.
Sariawan biasanya dapat sembuh sendiri dalam waktu 3-5 hari. Bila sangat mengganggu, dapat diberikan obat-obatan tertentu, bisa berbentuk salep/krim (umumnya mengandung kortikosteroid, antibiotika atau penghilang nyeri), obat cair/tetes untuk rongga mulut (mengandung obat anti jamur), atau obat kumur (sebaiknya dihindari yang mengandung alcohol, karena selain kehalalannya diragukan, juga bersifat iritasi terhadap luka sariawan). Bila bertambah parah berkonsultasilah ke dokter untuk mengantisipasi kemungkinan penyakit lain yang lebih serius di rongga mulut. Cobalah tips pencegahan berikut :
- Perbanyak konsumsi makanan bervitamin dan minum air putih.
- Hindari makanan terlalu pedas atau terlalu panas
- Jangan sampai tergigit ketika mengunyah makanan
- Jangan menyikat gigi/gusi terlalu keras
- Jaga kebersihan rongga mulut dengan baik
- Hindari stress fisik atau psikis
- Konsultasi ke dokter gigi (bila berkaitan dengan ketidakteraturan gigi)
(Annida, No. 11/XV/15 Juli-15 Agustus 2006)

Yuukkk Bangun Pagiiii…!!

Nggak rugi deh punya kebiasaan bangun pagi, karena ternyata, selain badan jadi segar, otak pun jadi encer loohh….

Yupz, bangun pagi adalah salah satu rahasia tambah cerdas yang sudah dirintis Rasulullah sejak 14 abad yang lalu dan sudah dibuktikan secara ilmiah lho! Rasulullah senang sekali membangunkan sahabat-sahabat beliau untuk shalat Shubuh berjamaah di masjid. Para sahabat berjalan kaki bersama-sama keluar dari rumah untuk menunaikan shalat Subuh di Masjid Nabawi. Penelitian Dr. Alexander Bruce dari Jerman yang dimuat di majalah Al-Muslimun, menghasilkan sebuah temuan bahwa di waktu Subuh, kadar gas ozon yang mengandung oksigen mencapai puncaknya dan akan menipis perlahan-lahan hingga matahri terbir. Sementara, gas ozon ini sangat ampuh untuk mencegah kerusakan paru-paru, tersumbatnya urat nadi, memperlancar peredaran darah, penyakit gulam asma, penuaan, alergi, penyakit jantung, meningkatkan kekebalan tubuh, serta merangsang urat syaraf bekerja dengan baik. Selain itu, jika kamu menghirup nafas yang panjang di pagi hari, kecepatan aliran darah menuju otak juga akan bertambah, maka otak akan memperoleh darah kaya oksigen lebih cepat. Walhasil, otak juga lebih cepat nyambung kalau disuruh berfikir.

Di samping itu, penelitian menunjukkan, sesudah tidur malam yang baik, irama otak kita berfungsi sangat baik. Pemahaman, wawasan, dan penguasaan akan berbagai masalah yang berat dan rumit lebhi sukses dihadapi pada pagi hari ketimbang pada jam-jam selanjutnya. Kenapa begitu? Karena tidur merupakan penyegaran otak yang paling alami. Setelah otak istirahat total di amlam hari, pagi hari otak kamu sudah ready buat melakukan pekerjaan dan rutinitas kamu, termasuk belajar.

Kerennya lagi, di pagi hari diproduksi hormone yang ngetop disebut hormone pertumbuhan. Hormone pertumbuhan itu pentingn dalam memperbaiki takaran, kualitas dan daya guna otak. Hormon tersebut meningkatkan pengantaran asam amino dari darah ke ota, yang membuat sel-sel syaraf dapat menjadikan apa yang dipelajari jadi permanen. Tapi ingat, kebanyakan hormone pertumbuhan diproduksi waktu tidur, yaitu tidur sebelum tengah malam yang nyaman. Jadi inget-inget, jangan begadang ya, Sobat! Hehe..

Hormon lain yang nggak kalah oke adalah cortisol . Puncak produksinya dari tengah malam hingga menjelang subuh. Cortisol memainkan peran utama membantu kita menghadapi stressor (penyebab stress) pada pagi hari, mongering peradangan dan keletihan. Wah, keren banget kan?
Nah, dari sekian bukti penelitian yang berderet itu, sobat pasti sudah yakin kalau bangun pagi itu banyak banget manfaatnya buat kita. Hebatnya lgi dalam Islam, ternyata kebiasaan unutk bangun pagi ini udah dibuktikan manfaatnya oleh para sahabat, 14 abad yang lalu. Para sahabat dan cendikiawan Islam sudah diakui kehebatannya dalam merumuskan masalah-masalah induk dalam khasanah ilmu pengetahuan. Mereka adalah orang-orang yang senantiasa bangun, bahkan sebelum waktu shalat subuh tiba. Ini jadi salah satu bukti akurat dari perintah Allah yang menyuruh kita untuk bangun di sepertiga malam, kurang lebih antara jpukul 2 hingga 3 pagi.

So, masih mikir dua kali untuk bangun pagi??

(Muslimah, NO.43, Februari 2006)

MENANGKAL DEPRESI

Stres = Depresi ?
Menurut Dr. Irmansyah, SpKJ, stress dan depresi merupakan masalah dalam kesehatan jiwa secara medik. Meski begitu, dari sisi perngertiannya berbeda. Stress merupakan salah satu agen atau penyebab atau yang mengganggu keseimbangan emosi seseorang. “Stres itu sesuatu yang tidak diharapkan terjadi dan itu merupakan agen atau dalam bahasa awamnya kuman,” kata Irmansyah.
Logikanya, kalau ada kuman belum tentu sakit tetapi bila kondisi orang tersebut lemah maka kuman dapat menyebabkan penyakit. Begitu juga dnegan stress. Kalau orang tersebut kuat maka tidak apa-apa, bahkan stress yang dialihkan secara positif dapat membuat orang lebih kreatif dan produktif. Sebaliknya, bila stress itu negative, dapat memicu penyakit, sal satunya depresi.

Mengenal Ansietas
Menurut Dr. Suryo Dharmono, SpKJ, ansietas adalah kecemasan dan banyak dijumpai di masyarakat. Masyarakat sering menganggap ansietas sebagai hal yang normal. Padahal tidak demikian. Ansietas dapat muncul berupa gejala kecemasan, kekuatiran yang berlebihan terhadap sesuatu yang belum terjadi, disertai gejala otonom, misalnya berdebar-debar, keringa dingin, dan gemetar. Ansietas biasa terjadi pada orang yang tegang.
Dr. Irmansyah, SpKJ mengungkapkan, jika ansietas sudah menimbulkan gangguan pada kehidupan sehari-hari maka secara klinis harus diobati. Prinsip pengobatannya sama seperti depresi, yakni memakai prinsip konseling, dukungan keluarga dan pemberian obat.
“Depresi, ansietas dan ganguan jiwa yang lain merupakan sebuah kondisi yang harus kita terima dan kita hadapi sebagai suatu penyakit, suatu kondisi yang tidaksehat. Karena itu tidak perlu ragu untuk mencari pertolongan atau melakukan pengobatan, apapun juga. Kalau tidak berhasil carilah pengobatan pada ahlinya seperti psikiater. Semakin cepat diobati maka akan semakin baik,” tutur Irmansyah.

Kopi, Teh, dan Coklat Menekan Depresi?
Menurut Dr. Suryo Dharmono, SpKJ, kopi, teh, dan coklat bersifat ansiogenik atau menimbulkan ansietas. Meski begitu,pada kadar tertentu dan dosis ringan, dapat digunakan untuk relaksasi. Misalnya kafein, bila di atas 100mg bersifat ansiogenik, tetapi di bawah 50mg tidakmasala. Secara sosiokultur, kebiasaan minum teh, kopi juga berasal dari budaya.
Untuktahap tertentu, konsumsi coklat, kopi, atau teh menekan depresi karena makanan tersebut termasuk stimulan. Penderita depresi cenderung melemah, melambat,a tau malas. Dengan diberikan stimulan sedikit banyak akan memberikan pengaruh.
Hanya saja, kata Dr. Irmansyah, SpKJ, kopi, teh, dan coklat adalah stimulan alami yang efeknya tidak begitu kuat. “lain halnya dengan obat yang memang didesain secara khusus untuk membantu penderita depresi,” kata Irmansyah.
(Dokter Kita, edisi 9, September 2007)

TEKNOLOGI KATETERISASI JANTUNG TERKINI

Penyempitan atau penyumbatan arteri adalah penyebab utama penyakit jantung koroner (PJK) dan dapat menimbulkan serangan jantung. PJK adalah penumpukan lemak sepanjang dinding dalam arteri koroner yang akan menghambat aliran darah dan mengurangi suplai oksigen ke jantung. Akibatnya akan terjadi angina (nyeri dada). Bila arteri sangat menyempit akan menimbulkan serangan jantung.

Menurut Dr. Pintoko Tedjokusumo, SpJP(K) dari RS Hsan Sadikin, Bandung, setelah dilakukan angioplasti atau pemasangan stent, arteri masih dapat menyempit atau tersumbat kembali di tempat yang sama. Kejadian itu dikenal sebagai restenosis. Drug eluting stent 9DES) dapat membantu membuka arteri sambil mengeluarkan obat yang dapat mencegah penyumbatan kembali ke tempat tersebut (restenosis).

Restenosis adalah penyempitan kembali atau penyumbatan kembali arteri di daerahyang telah dilakukan perawatan, baik dengan balonisasi (ballon angioplast) maupun dnegan pemasangan stent. Kemungkinan terjadinya restenosis pada pasien yang telah menjalani ballon angioplasty mencapai 50%. Selama prosedur angioplasti (kateterisasi) dapat sekaligus dilakukan pemasangan stent untuk membantu agar arteri tetap terbuka. Setelah pemasangan stent, sel-sel akan membentuk selubung alami di sekitar stent yang juga berfungsi untuk menahan stent pada tempatnya.

Pada beberapa kasus terjadi pertumbuhan sel yang terlalu besar. Hal ini ditengarai sebagi faktor utama terjadinya penyumbatan kemvali pada beberapa pasien. Kalau terjadi restenosis, gejala angina dapat muncul kembali dalam waktu empat sampai enam bulan setelah pemaangan stent. Jika restenosis terjadi di tempat stent dipasang, disebut in-stent restenosis. Angka kejadian in-stent restonosis pada penggunaan stent metal polos (tanpa lapisan obat) mencapai 33%.
Pasien yang telah menjalani ballon angioplasty atau pemsangan stent mempunyai risiko unutk mengalami restenosis. Pemasangan stent yang konvensional dapat menyebabkan pembengkakan dan pertumbuhan jaringan yang berlebihan pada dinding arteri. Pertumbuhan ini diduga menjadi penyebab utama restenosis. Pasien dengan diabetes juga mempunyai risiko lebih tinggi untuk terjadinya penyumbatan kembali karena kadar gula darah tinggi dapat menyumbat arteri. Meminimalkan restenosis dapat dilakukan dnegan DES yang mempunyai kandungan obat sirolimus yang dapat membatasi pertumbuhan sel yang berlebihan.

(Dokter Kita, edisi 9, September 2007)

Ada Apa dengan HP?

Belakangan ini bagi sebagian besar orang, ponsel atau hp sudah menjadi bagian dari kehidupan. Dari hari ke hari macamnya bertambah, dengan kemampuan yang makin lama makin meningkat. Sebagai bagian dari gaya dan kebutuhan kehidupan masa kini, hp ternyata diwaspadai. Orang mulai berpikir mengenai dampak buruknya. Jangan-jangan dampak kesehatannya cukup serius.
Penelitian sempat dilakukan oleh Communications at the Cellular Telephone Industry Association (CTIA) yang disponsori produk seperti Motorola, SouthWestern Bell, AT&T Wireless, Lucent Technologies, Nokia, Ericson, Nortel, Bellsouth, Hwlett Packard, dan lainnya yang meliputi bidang media, penerbangan, otomotif, dan komunikasi tanpa kabel.



Keseringan SMS Bisa Kecanduan!

Hati-hati! Terus menerus menekan tombol hp untuk mengirim SMS bisa mengakibatkan gangguan fisik dan mental. Keluhan mental yang umum terjadi adalah merasa murung dan lekas naik darah bila tak melakukan kegiatan SMS karena suatu sebab, seperti handphone ketinggalan, rusak, atau kehabisan pulsa! Selebihnya, gangguan tidur, mata lelah, ibu jari nyeri dana kebas, serta perasaan gelisah adalah keluhan lain yang acap ditemukan pada penderita.
Fenomena ini muncul bahkan semakin berkembang, seiring meningkatnya jumlah penderita yang minta dirawat akibat ketagihan SMS di klinik The Priory, Roehampton, London, Inggris. Dr. Mark Collins, yang membuka layanan khusus bagi pasien yang ketagihan SMA, mengatakan kliennya rata-rata menghabiskan waktu lebih dari 7 jam sehari untuk mengirimkan pesan. „ini penyakit baru yang muncul dalam mesyarakat, akibat obsesi berlebihan terhadap piranti teknologi modern,“ ujar Dr Collins.
Sudah lama pancaran gelombang elektromagnetik pada hp dituding sebagai penyebab penyakit kanker. Celakanya, tudingan itu didukung oleh laporan penelitian yang berisi sata “seram”. Tak sedikit pula ahli yang membenarkannya. Tapi selalu saja muncul bantahan. Seperti hasil penelitian para ilmuwan Denmark baru-baru ini yang mengatakan bahwa pengguna hp terbukti tidak lebih rentan mengalami kanker otak dibanding mereka yang sama sekali tidak menggunakan hp.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, dampak gelombang ekeltromegnetik tegangan tinggi pada ponsel tidak berbahaya asal pancarannya kecil. Tapi seberapa cukuran pancaran itu, tidak cukup jelas diterangkan. Sama tak jelasnya untuk mengukur pancaran sekecil apa yang aman dan penggunakan berapa lama yang tidak aman. Pada percobaan Galvani tahun 1791, pancaran yang sangat kecil ternyata bisa diterima saraf seekor katak.
Parahnya, belakangan ini perusahaan pengelola jasa telepon seluler menggunakan frekuensi 1.800 MHz, jauh lebih tinggi daripada frekuensi sebelumnya, 900 MHz. Banyak keuntungan didapatkan dari penggunakan frekuensi tinggi, terutama pada perambatan gelombang. Pada frekuensi 1.800 MHz saluran yang tersedia menjadi lebih banyak.
Berdasarkan riset yang dilakukan institut Karolinska, Swedia, terhadap 750 orang, ditemukan risiko penderita acoustic neuroma atau tumor telingan meningkat 3,9 kali lipat pada sisi kepala dimana hp sering ditempelkan. Sedangkan pada sisi kepala yang tidak pernah atau jarang ditempeli hp, tidak ditemukan risiko apapun. Tidak mengherankan jikan para ilmuwan lantas yakin bahwa penggunaan hp minimal 10 tahun meningkatkan risiko menderita tumor telinga.
Acoustic neuroma adalah jenis tumor jinak yang terdapat pada syaraf pendengaran, jika didiamkan akan mengakibatkan kerusakan otak dan syaraf. Penyakit ini diderita dengan perbandingan 1 : 100.000 penduduk pengguna hp di sebuah negara. Prof. Anders Ahlbom dari Karolinska Institue memperingatkan bahwa semakin lama menggunakan hp maka risiko itu akan semakin bertambah dari waktu ke waktu.
Tidak hanya itu, sinyal ponsel terbukti dapat mengganggu peralatan elektronik di dekatnya, oleh karena itu ketika di rumah sakit sebaiknya mematikan hp karena sinyanya dapat mengganggu alat pacu jantung dan hearing aid. Demikian juga di dekat pompa bensin dan pabrik atau tempat penyimpanan bahan kimia maupun bahan yang mudah meledak, karena sinyal hp dapat mengganggu operasi onstalasi teknsi dari tempat tersebut. Sinyal hp juga bisa mengacaukan jaringan gelombang informasi pada penerbangan, itu sebabnya ktika kita naik pesawat selalu diinformasikan untuk mematikan hp.



Aksesoris HP Mengurangi Radiasi?

Banyak produsen aksesoris hp yang mengklaim jika produknya bisa mengurangi radiasi. Ungkapan itu sesungguhnya tidak didasari dengan penelitian secara mendalam, karena aksesori ponsel seperti lampu kelap-kelip, sarung khusus radiasi, cordless atau bluetooth headset justru meghalangi sinyal ponsel menuju base station, sehingga memaksa ponsel untuk meningkatkan daya pancarnya agar komunikasi tetap lancar.
Jaid pakah hp bisa mengganggu kesehatan kita? Ternyata sampai saat belum ada jawaban yang meyakinkan. Namun, ada beberapa tindakan pencegahan yang bisa kita lakukan :
• Sedapat mungkin jauhkan ponsel dari kepala. Kekuatan gelombang elektromagnetiknya berkurang drastis seiring jauhnya jarak.
• Jangan menelepon bila tidak perlu. Persingkat pembicaraan. Manfaatkan SMS.
• Gunakan headset atau handsfree seefektif mungkin.

(Muslimah, No. 43/Tahun IV/Februari 2006)

Sabtu, 18 April 2009

pacitan..pacitan..

HopLa!

Setelah hunting ke temen-temen, akhirnya dapet juga poto2nyah Pacitan..

Yah,,

Meski ga semuanya dapet sih..
Tapi, ombak di Pacitan ituh eksotis…cieee…


Nah, kalo yang ini pas Pak SBY berkunjung ke Pantai Teleng Ria... Hoo... Nostalgia!



Kalo yang inih, monumen Jend. Sudirman yang baru ajah diresmiin Pak SBY tanggal 8 Desember 2008 kemaren.... ^^

pacitan..ohh..pacitaaannn...

Kabupaten di ujung Barat Daya Propinsi Jawa Timur ini mampu menampilkan seribu satu keeksotisannya lewat maha karya Illahi yang tersebar di berbagai daerah di wilayahnya. Jika Anda berkunjung ke Pacitan, sempatkanlah mampir menikmati keindahan wisata-wisata yang Saya ajukan di bawah ini :

  1. Pantai Teleng Ria
Merupakan pantai terdekat dari pusat kota Pacitan yang terletak di Kelurahan Sidoharjo. Banyak wisatawan domestik maupun mancanegara mengunjungi pantai ini di masa-masa liburan untuk mengasah hobi mereka (selancar) atau sekedar memandang keindahan pantai ini. Telah dibangun berbagai fasilitas bagi para wisatawan antara lain, kolam renang anak-anak, arena bermain anak, Happy Bay Bungalow, panggung Songgo Budoyo, gardu pandang dan areal perkemahan. Selain itu, pantai ini digunakan untuk pendaratan ikan, sehingga pengunjung dapat membeli ikan untuk dinikmati atau dibawa pulang sebagai oleh-oleh.
  1. Pantai Klayar

Terletak di wilayah Kecamatan Donorojo, kurang lebih 35 km ke arah barat dari kota Pacitan. Pantai berpasir putih ini mempunyai keistimewaan yaitu adanya seruling laut yang sesekali bersiul di antara celah batu karang dan semburan ombak.

  1. Pantai Srau

Terletak kurang lebih 25 km dari kota Pacitan, tepatnya di Kecamatan Pringkuku. Selain menikmati keindahan pantai, wisatawan juga dapat menikmati arena pancing samudera.

  1. Gua Gong

Lokasi gua ini 30 km dari kota Pacitan. Konon, gua ini merupakan gua terindah di Asia Tenggara. Selain keindahan stalagtit dan stalagmitnya, Gua Gong memiliki empat sendang yang memiliki nilai magis oleh siapa saja yang mempercayainya.

  1. Gua Tabuhan

Dinamakan Gua Tabuhan karena stalagtit dan stalagmitnya dapat ditabuh dan menghasilkan bunyi layaknya gamelan. Biasanya ditabuh dengan diiringi pesinden atau warongono. Keunikan inilah yang membuat Gua Tabuhan dikenal oleh masyarakat luas.

  1. Kerajinan Batu Mulia di Kecamatan Donorojo yang menyediakan berbagai kreasi batu akik.
  2. Pemandian Air Hangat

Pemandian ini terletak di Kecamatan Arjosari. Pemandian ini dipercaya menyimpan berbagai khasiat dan manfaat, utamanya bagi kesehatan dan kebugaran tubuh.

Tertarik dengan keindahan pariwisata di Pacitan?

Kami menanti kedatangan Anda....

selaMaT LibuRan..

cerita rakyat Pacitan

Mengenal budaya daerah dapat juga melalui kisah-kisah yang pernah dituturkan oleh para pendahulu atau berupa babad. Di bawah ini, saya berbagi sekelumit kisah dalam babad Pacitan dengan harapan pengunjung sekalian dapat memperoleh manfaat atau sekedar menjawab rasa keingintahuan akan budaya Pacitan. Semoga bermanfaat….



SENTONO GENTONG

Puncaknya Gunung Karang yang letaknya di sebelah barat teluk Pacitan ada bekas petilasan (tempat tinggal) orang jaman dulu kala yang berupa Genthong berisi balung (tulang) dan diberi cungkup maupun tungku kecil tanpa tiang, maka tempat ini yang dinamakan SENTONO GENTHONG. Sedangkan genthong tersebut terbuat dari tanah liat dan warna genthong masih kelihatan baru seperti tidak ada tiangnya, ternyata tiangnya ada tapi masing-masing tiang itu kira-kira hanya dua kaki (dua jengkal) dan bentuknya tiang itu bulat dari jenis kayu jati. Sedangkan atap maupun wuwung dan talinya terdiri dari keduk duren (serabut pohon aren) warna maupun bentuknya balung (tulang) yang ada di dalam genthong putih dan gilik atau bulat panjang, seperti tulang-tulang yang lain. Menurut cerita juru kunci tidak sama, dari segi masing-masing orang yang melihatnya tidak sama, misalnya orang yang datang itu melihat balung atau tulang itu terlihat besar dan panjang dan berdiri alamat bahwa orang yang melihat tersebut cita-citanya akan terkabul. Tetapi sebaliknya, apabila ada orang lain melihat isi genthongitu dan lubangnya kering tidak ada air dan balung (tulang) kelihatan glundhung (tidak berdiri) dan kelihatan kecil, maka alamat orang itu akan menjumpai hal-hal yang tidak terkabul dan umurnya pendek.

Pada saar tahun Balenda 1871 balung (tulang) itu hilang serta lambungnya genthong sebelah selatan bocor (betol), adapun hilangnya balung (tulang) tadi tidak jelas, ada yang menceritakan bahwa katanya balung itu diambil Tuan Lamrez, juru tulis kantor (ongko) di Pacitan.

Walaupun sekarang balung itu sudah musnah, tetapi keadaannya orang yang datang berziarah ke tempat itu tidak bedanya seperti pada saat balung itu masih ada, jadi masih banyak juga yang datang ke tempat itu. Adapun yang jadi juru junci di Sentono Genthong orang di dusun Dadapan, jaraknya dusun Dadapan dengan Sentono Genthong kurang lebuh ada tiga perempat pal.

Munurut juru kunci bahwa Sentono Genthong itu katanya tumbalnya Pulau Jawa sedangkan yang numbali saat itu katanya Sultan di Negeri Ngerum. Adapun dongengnya tersebut di bawah ini.

Pada zaman dahulu kala, pulau Jawa masih kosong belum ada yang menempati. Tidak satupun manusia di pulau Jawa ini, di sana-sini semua hanya terdapat hutan dan rawa-rawa. Pada suatu hari Sultan Ngerum menyuruh kerbat Negara (punggawa kerajaan) atau rakyatnya laki-laki maupun perempuan membabat atau membuka pulau Jawa ini. Perintah Sultan Ngerum tadi ternyata terlaksanan atau dilaksanakan oleh rakyat atau penduduk kerajaan Ngerum dan membuat gunugn-gunugn, hutan-hutan dimana-mana dan saat itu pulau Jawa sangat keramat atau angker sekali, menjadi kerajaannya bangsa setan, jin, dan lain-lain yang tidak dapat dilihat oleh manusia. Oleh karena itu, wadto bolo dari Ngerum tadi mempunyai ilmu untuk menghilangkan atau menyingkirkan bangsa lelembut atau makhluk halus yang ada di situ. Tetapi wadyo bolo dari Ngerum tadi juga banyak yang mati akibat dari makhluk-makhluk halus tersebut. Selanjutnya Sultan Ngerum memerintahkan dan menyuruh seorang Pandita untuk menumbali (syarat) pulau Jawa, maksudnya tanah yang sangar dan kayu-kayu yang angker dapat tawa atau dihindari oleh makhluk-makhluk halus.

Selanjutnya Sultan Ngerum memerintahkan Punggawa Kerajaan beserta dengan wadyo bolonya datang ke tanah pulau Jawa melihat hasil babatan-babatan yang sudah pernah dikerjakan dan ternyata pulau Jawa ini dapat ditempati dan didirikan rumah sampai sekarang ini.

Kisah tersebut, mana yang benar mana yang salah, memang tidak mudah untuk membuat pedoman, tetapi yang jelas Sentono Genthong itu adalah bekas tempat tinggalnya orang jaman dahulu kala, dilihat dari keadaannya seperti itu, benar-benar Sentono Genthhong adalah tempat keramat, sebab wujudnya genthong masih kelihatan baru dan warna merahnya masih terlihat aslii dan tidak terkena lumut maupun kotoran –kotoran yang lain, seperti genthong yang baru dipakai, padahal sudah ratusan tahun yang lalu.





CEPROTAN

(Cerita Rakyat dari Desa Sekar, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan)

Dahulu kala, di suatu daerah yang masih berupa hutan belantara dimana jalanan masih berupa jalan setapak dan penduduk yang masih jarang ditemukan datanglah seorang tua yang membuka hutan belantara tersebut. Orang tua itu bernama Ki Godek.

Ki Godek berniat akan membuka hutan tersebut guna dijadikan tempat tinggal dan tanah pertaniannya. Dengan segala kesaktian, keberanian, dan ketabahan yang dimilikinya, Ki Godek memulai membuka hutan belantara tersebut.

Ketika Ki Godek hampir selesai membuka hutan, datanglah sepasang saudara perempuan nan elok rupawan menghampiri Ki Godek. Melihat kedatangan dua wanita cantik tersebut, Ki Godek memilih untuk beristirahat sebentar. Kemudian terjadilah perbincangan antara Ki Godek dan dua wanita tersebut.

Ternyata nama wanita tersebut adalah Sekartaji dan Sukonandi. Mereka berdua berasal dari Kediri. Keduanya telah berjalan sangat jauh, oleh karena itu Sekartaji memilih untuk beristirahat di hutan yang baru dibuka olah Ki Godek namun Sukonandi, kakak Sekartaji, memilih untuk meneruskan perjalanan.

S ekartaji yang kelelahan merasa sangat haus. Dia meminta tolong kepada Ki Godek untuk mencari air kelapa untuk diminum. Melihat keadaan Sekartaji yang kehausan, timbul rasa iba pada diri Ki Godek. Akhirnya, Ki Godek memutuskan mencari air kelapa untuk Sekartaji.

Karena di hutan milik Ki Godek tidak terdapat pohon kelapa, Ki Godek harus mencari pohon kelapa di suatu tempat yang jauh sekali dari lokasi hutannya, yaitu di tepi pantai selatan yang sekarang bernama Desa Kalak. Sebelum pergi, Ki Godek meminta Sekartaji untuk menunggunya.

Ki Godek yang sakti menuju Desa Kalak dengan cara masuk ke dalam tanah agar perjalanannya menjadi lebih cepat, kemudian tempat Ki Godek masuk ke dalam tanah berubah menjadi sumber (teleng). Ujung dari perjalanan bawah tanah Ki Godek adalah di Desa Wirati Kalak. Ujung perjalanan bawah tanah Ki Godek tersebut berubah menjadi kedung yang banyak airnya dan dinamakan Dung Timo yang keluar di teleng (sumber) Desa Sekar.

Ki Godek berhasil mengambil air kelapa untuk Sekartaji. Setelah sampai di tempat peristirahatan Sekartaji, Ki Godek menyuruh Sekartaji meminumnya. Air kelapa pemberian Ki Godek pun diminum oleh Sekartaji namun Sekartaji masih menyisakan air kelapa tersebut dan dia menumpahkan sisa air kelapa tersebut di tempat itu. Peristiwa ini bertepatan dengan hari Senin Kliwon, bulan Selo atau Longkang ( Dzulkhijah). Sekartaji berpesan kepada Ki Godek agar menamai perkampungan di daerah tempatnya menumpahkan sisa air kelapanya tersebut dengan nama Desa Sekar dan sumbernya tempat dia menumpahkan air kelapa dinamakan Sumber Sekar.

Dalam merebut atau mencari sandang pangan (ngalap berkah) dari Pangeran atau kepada Tuhan pakailah cengkir sebanyak-banyaknya. Cengkir adalah kencenging pikir. Akhirnya setiap bulan Longkang, hari Senin Kliwon atau Minggu Kliwon diadakan peringatan ngalap berkah dengan melempar cengkir sebanyak-banyaknya, maka terjadilah yang dinamakan Ceprotan.



Ringgit Beber

Di Dusun Karang Talun, Kecamatan Donorojo, tinggal seorang dalang Ringgit Beber (wayang beber) bernama Gondolesono. Gondolesono mempunyai enam lembar wayang beber dengan lakonnya ialah Panji. Ringgit (wayang) tersebut dibuat dari kertas jawa tebal dan halus, bagus sekali, dilihat dari cat maupun bentuknya. Wayang-wayang tersebut merupakan warisan dari leluhur Gondolesono dan Gondolesono adalah turunan yang kedelapan. Adapun cerita ringgit beber sebagai berikut.

* * *

Dahulu, hiduplah seorang bernama Nolodremo. Ketika masih muda, dia mengabdi kepada Kyai Tumenggung Butoijo di tanah Sembuyan. Pada suatu hari Nolodremo mengikuti Kyai Tumenggung Butoijo hingga tiba di suatu tempat dimana tempat tersebut merupakan wilayah kekuasaan Prabu Browijoyo, Kerajaan Majapahit. Pada saat itu, Prabu Browijoyo sedang dirundung duka karena putranya sedang sakit dan sakit putranya itu telah cukup lama. Sudah berkali-kali Prabu berusaha menyembuhkan putranya dengan mengupayakan dukun, pandito, dan wasi, namun putranya tidak kunjung sembuh juga.

Pada suatu hari, Sang Prabu Brawijoyo beristirahat di pendopo. Kyai Tumenggung Butoijo menghadap beserta Nolodremo. Di tengah-tengah percakapan Sang Prabu dengan Tumenggung Butoijo, Sang Prabu menyapa Nolodremo.

“ Hai, Nolodremo. Saya sedang kesusahan karena ada putra saya yang sakit dan belum juga sembuh. Sudah banyak dukun dan pandito yang saya minta untuk menyembuhkan putra saya, sudah banyak mantra, jamu yang dimasukkan kepadanya, tetapi belum sembuh juga. Maka, coba tolonglah Nolodremo! Putra saya itu disembuhkan supaya penyakitnya hilang dan akhirnya sembuh,” Walaupun Nolodremo sebenarnya bukan dukun dan belum pernah menyembuhkan orang sakit, tetapi karena ada perintah dari Sang Prabu, ia pun menyanggupinya.

Ternyata putra Sang Prabu sembuh dari sakitnya lantaran disembuhkan oleh Nolodremo. Sang Prabu sangat senang akan hal ini. Akhirnya Nolodremo dianggap sebagai abdi kedaton yang lebih dikasihinya. Pada saat Kyai Tumenggung Butoijo akan pulang ke rumahnya, Nolodremo diminta oleh Sang Prabu untuk untuk tetap tinggal di kedaton. Di kedaton, Nolodremo dididik oleh Sang Prabu menjadi dalang ringgit beber dan Nolodremo tidak diizinkan pulang sebelum mahir menjadi dalang ringgit beber.

Ketika Nolodremo sudah mahir memainkan ringgit beber, dia meminta izin untuk pulang. Sebelum pulang, Nolodremo diberi hadiah Sang Prabu berupa ringgit beber karena ringgit beber dianggap lebih aman dan lebih tahan lama sebab lebih dapat menghasilkan setiap saat dan dapat menyenangkan orang banyak daripada emas dan Rojobrono, karena Rojobrono maupun emas mudah habis dan di perjalanan tidak aman. Selain itu, Sang Prabu berpesan kepada Nolodremo supaya dia mendidik anak-anaknya menjadi dalang agar ringgit beber tersebut tetap lestari dan supaya Nolodremo benar-benar menjalankan apa yang telah diwasiatkan Sang Prabu kepadanya.

Dalam perjalanan pulangnya, Nolodremo kehabisan bekal. Akhirnya dia memutuskan untuk mbarang (mengamen) di Pedusunan melaksanakan pentas wayang beber agar mendapatkan upah. Begitu seterusnya sampai dia tiba di rumahnya. Akhirnya Nolodremo dikenal sebagai dalang wayang ringgit dan sering diundang ke daerah-daerah lain dalam acara khitanan atau lainnya sehingga dia mendapat keuntungan banyak sekali. Setelah Nolodremo meninggal dunia, kemampuan mendalangnya masih diteruskan oleh putra sulungnya dan seterusnya secara turun temurun hingga sekarang. Adapun turunan Nolodremo yang mendapat warisan wayang beber sebagai berikut:

1. Nolodremo turunan ke-1

2. Nolo turunan ke-2

3. Samolo turunan ke-3

4. Nolongso turunan ke-4

5. Trunodongso turunan ke-5

6. Gondolesono turunan ke-6

7. Setrolesono turunan ke-7

8. Gondolesono turunan ke-8

* * *

Kotak wayang beber itu lebarnya hanya satu kaki, panjangnya empat kaki, dan tingginya satu setengah kaki. Gawang untuk panggung pada saat digelar dibuat dari kayu, panjangnya kurang lebih satu setengah meter (satu depo) dan tingginya setengah kaki. Iringan gamelannya berupa rebab, kethuk, kenong, kempul, serta kendang. Gendingnya hanya ayak-ayakan. Pada saat adegan perang, tabuhannya diperkeras tetapi jika sedang ceritan, tabuhannya hanya lamban saja. Perjalanan menggelar wayang beber waktunya hanya setengah hari saja. Misal, mulai pukul delapan dan selesai pukul dua belas.

Dari cerita Gondolesono, wayang, kotak, cempala, serta semua tetabuhan merupakan pemberian dari Keraton Majapahit. Mulai menerima semua hal tersebut dari Prabu Brawijaya hingga sekarang, tidak ada yang mengalami perubahan. Walaupun ada yang rusak, Gondolesono tidak berani untuk memperbaikinya-meski memperbaikinya tidak terlalu sulit-sebab dia masih mempunyaii keyakinan bahwa semua watyang atau satu unit tabuhan itu masih merupakan barang yang dianggap keramat maka tetap takut dengan siku bilahinya.

Disadur dari Babad Tanah Pacitan & Perkembangannya, dengan beberapa perubahan.



KETHEK OGLENG

(Cerita Rakyat dari Kecamatan Nawangan, Pacitan)

Kethek (kera) adalah binatang yang hidup di hutan bersama binatang-binatang hutan yang lain. Kethek Ogleng adalah sebuah tari yang gerakannya menirukan tingkah laku kethek (kera). Tarian ini ditarikan oleh masyarakat Desa Tokawi Kecamatan Nawangan bertahun-tahun lamanya. Biasanya tarian ini dipentaskan pada waktu hajatan masyarakat setempat. Tarian Kethek Ogleng ini berasal dari sebuah cerita Kerajaan Jenggala dan Kediri.

* * *

Raja Jenggala mempunyai seorang putri bernama Dewi Sekartaji dan Kerajaan Kediri mempunyai seorang putra bernama Raden Panji Asmorobangun. Kedua insan ini saling mencintai dan bercita-cita ingin membangun kehidupan yang harmonis dalam sebuah keluarga. Hal ini membuat keduanya tidak dapat dipisahkan.

Namun, raja Jenggala, ayahanda Dewi Sekartaji, mempunyai keinginan untuk menikahkan Dewi Sekartaji dengan pria pilihannya. Ketika Dewi Sekartaji tahu akan dinikahkan dengan laki-laki pilihan ayahandanya-yang tentunya tidak dia cintai, dia diam-diam meninggalkan Kerajaan Jenggala tanpa sepengetahuan sang ayahanda dan seluruh orang di kerajaan. Malam hari, sang putri berangkat bersama beberapa dayang menuju ke arah barat.

Di Kerajaan Kediri, Panji Asmorobangun yang mendengar berita menghilangnya Dewi Sekartaji memutuskan untuk nekad mencari Dewi Sekartaji, sang kekasih. Di perjalanan, Panji Asmorobangun singgah di rumah seorang pendeta. Di sana Panji diberi wejangan agar pergi ke arah barat dan dia harus menyamar menjadi kera. Sedangkan di lain pihak, Dewi Sekartaji ternyata telah menyamar menjadi Endang Rara Tompe.

Setelah Endang Rara Tompe naik turun gunung, akhirnya rombongan Endang Rara Tompe, yang sebenarnya Dewi Sekartaji, beristirahat di suatu daerah dan memutuskan untuk menetap di sana. Ternyata kethek penjelmaan Panji Amorobangun juga tinggal tidak jauh dari pondok Endang Rara Tompe. Maka, bersahabatlah mereka berdua. Meski tinggal berdekatan dan bersahabat, Endang Rara Tompe belum mengetahui jika kethek yang menjadi sahabatnya adalah Panji Asmorobangun, sang kekasih, begitu juga dengan Panji Asmorobangun, dia tidak mengetahui jika Endang Rara Tompe adalah Dewi Sekartaji yang selama ini dia cari.

Setelah persahabatan antara Endang Rara Tompe dan kethek terjalin begitu kuatnya, mereka berdua membuka rahasia masing-masing. Endang Rara Tompe merubah bentuknya menjadi Dewi Sekartaji, begitu juga dengan kethek sahabat Endang Rara Tompe. Kethek tersebut merubah dirinya menjadi Raden Panji Asmorobangun. Perjumpaan antara Dewi Sekartaji dan Raden Panji Asmorobangun diliputi perasaan haru sekaligus bahagia. Akhirnya, Dewi Sekartaji dan Raden Panji Asmorobangun sepakat kembali ke kerajaan Jenggala untuk melangsungkan pernikahan.

mengintip "pabrik energi " dalam tubuh kita

Setiap bagian tubuh organisme tersusun dari suatu mini struktur kompleks yang disebut sel. Di dalam sel inilah, aktivitas kehidupan mulai dapat disaksikan. Di dalam sebuah sel terdapat berbagai organel yang menunjang aktivitas sel tersebut. Salah satu organel yang senantiasa aktif menopang kehidupan sel adalah organel mitokondria.

Mitokondria dapat dijumpai pada hampir semua sel eukariotik (sel yang intinya bermembran). Sebagai suatu organel hidup, mitokondria dapat bergerak berkeliling, berubah bentuk, dan membelah menjadi dua. Mitokondria dibungkus oleh suatu selubung yang terdiri dari dua membran, masing-masing merupakan bilayer fosfolipid. Membran luar halus, tetapi membran dalamnya berlekuk-lekuk disebut krista. Dengan bentuknya yang berlekuk-lekuk ini, krista membuat membran-dalam mitokondria mempunyai suatu permukaan luas. Krista membagi mitokondrion menjadi dua ruangan internal, yaitu ruang intermembran dan matriks mitokondria.

Sebagai suatu korelasi terhadap struktur mitokondris tersebut, mitokondria memiliki fungsi vital dalam kehidupan suatu organisme. Di sinilah mitokondria melaksanakan fungsinya sebagai kesatuan pabrik energi. Mitokondria merupakan tempat terjadinya proses respirasi seluler yang merupakan fungsi kumulatif dari tiga tahapan metabolik (Glikolisis, Siklus Krebs, dan Rantai Transpor Elektron) dengan menghasilkan ATP sebagai hasil akhirnya.

catatan kaki dan daftar pustaka

Menulis Catatan Kaki

Catatan kaki (footnote) adalah catatan di kaki halaman untuk menyatakan sumber suatu kutipan, pendapat, pernyataan, atau ikhtisar.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penulisan catatan kaki adalah sebagai berikut.

  1. Nomor catatan kaki agak diangkat sedikit di atas baris biasa, tetapi tidak sampai setinggi satu spasi. Nomor itu jauhnya tujuh huruf dari margin atau tepi teks, atau sama dengan permulaan alinea baru. Jika catatan kaki terdiri lebih daridua baris, baris kedua dan selanjutnya dimulai di garis margin atau tepi teks biasa.
  2. Nama pengarang ditulis menurut urutan nama aslinya. Pangkat atau gelar seperti Prof., Dr., Ir., dan sebagainya tidak perlu dicantumkan.
  3. Judul buku digaris bawah jika diketik dengan mesin ketik atau dicetak miring jika diketik dengan komputer.
  4. Jika buku, majalah, atau surat kabar ditulis oleh dua atau tiga orang, nama pengarang dicantumkan semua.
  5. Pengarang yang lebih dari tiga orang, ditulis hanya nama pengarang pertama, lalu di belakangnya ditulis et al., atau dkk.

Perhatikan contoh penulisan catatan kaki yang berasal dari buku di bawah ini !

  1. Catatan kaki dengan satu pengarang

1Ade Iwan Setiawan, Penghijauan dengan Tanaman Potensial, Penebar Swadaya, Depok, 2002, hlm. 14.

  1. Catatan kaki dengan dua pengarang

2Bagas Pratama dan T. Manurung, Surat Menyurat Bisnis Modern, Pustaka Setia, Bandung, 1998, hlm. 50.

  1. Catatan kaki dari majalah

4Mochtar Naim, ’’Mengapa Orang Minang Merantau?’’ Tempo, 31 Januari 1975, hlm. 36.

  1. Catatan kaki dari surat kabar

12Suara Merdeka, 29 Agustus 2005, hlm. 4.

Dalam menuliskan catatan kaki, adakalanya digunakan singkatan-singkatan tertentu, yaitu :

  1. ibid, kependekan dari ibidem yang berarti ’di tempat yang sama dan belum diselingi dengan kutipan lain’.
  2. op.cit., singkatan dari opere citato, artinya ’dalam karangan yang telah disebut dan diselingi dengan sumber lain’.
  3. loc.cit, kependekan dari loco citato, artinya ‘di tempat yang telah disebut’. loc. Cit digunakan jika kita menunjuk ke halaman yang sama dari suatu sumber yang telah disebut.

Perhatikan pemakaian ibid., op. cit., dan loc. cit., dibawah ini!

1Gorys Keraf, Diksi dan Gaya Bahasa, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1999, hlm. 8.

2Ibid., hlm. 15 (berarti dikutip dari buku di atas)

3Ismail Marahimin, Menulis secara Populer, Pustaka Jaya, Jakarta, 2001, hlm 46.

4Soedjito dan Mansur Hasan, Keterampilan Menulis Paragraf, Remaja Rosda Karya, Bandung, hlm. 23.

5Gorys Keraf, op. cit. hlm 8 (buku yang telah disebutkan di atas)

6Ismail Marahimin, loc. cit. (buku yang telah disebut di atas di halaman yang sama, yakni hlm. 46)

7Soedjito dan Mansur Hasan, loc. cit. (menunjuk ke halaman yang sama dengan yang disebut terakhir, yakni hlm. 23)

Menulis Daftar Pustaka

Penulisan daftar pustaka tidak dilakukan sembarangan, tetapi ada aturannya. Aturan yang dimaksud adalah sebagai berikut.

  1. Urutan penulisan daftar pustaka adalah nama penulis buku, tahun terbit, judul buku, tenpat terbit, dan nama penerbit. Dalam penulisannya, setiap unsur diakhiri dengan tanda titik, kecuali antara tempat terbit dan nama penerbitnya digunakan tanda titik dua (: ).
  2. Jika penulis buku hanya satu orang dan namanya terdiri atas dua unsure kata atau lebih, penulisan nama harus dibalik. Unsure nama yang belakang dilekkan di bagian awal.
  3. Jika penulis buku terdiri atas dua orang dan setiap orang namanya terdiri atas dua unsure atau lebih, unsure nama yang dibalik adalah nama penulis yang pertama. Nama penulis kedua tetap ditulis seperti aslinya.
  4. Judul buku dicetak miring atau digaris bawah jika diketik dengan mesin ketik.
  5. Penulisan seluruh isi daftar pustaka disusun secara urut berdasarkan abjad.

Perhatikan contoh:

Bangun, A.P. 2004. Menangkal Penyakit dengan Jus Buah dan Sayuran. Depok: Agromedia Pustaka.

Damono, Sapardi Djoko. 1983. Perahu Kertas. Jakarta : Balai Pustaka.

Eneste, Pamusuk. 1982. Proses Kreatif : Mengapa dan Bagaimana Saya Mengarang. Jakarta : Gramedia.

Pratama, Bagas dan Manurung, T. 2004. Surat Menyurat Bisnis Modern. Bandung : Pustaka Setia.

Santoso, Budi. 2002. Pelestarian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup. Malang: UM Press.

Tugiyono, Herry. 2002. bertanam Tomat. Bandung: Pustaka Setia

bokashi

Kemaren sih diajari Bu Guru buat bokashi. Pengin banget berbagi kisahnya..Ho.ho.ho. Rohma sengaja deh tulis cara-cara buatnya! Semoga bermanfaat!

BOKASHI adalah bahan organic yang kaya akan sumber hayati. Bokashi biasanya digunakan sebagai pupuk. Lebih ramah lingkungan, karena bahan-bahannya dari alam. Nah, bokashi ntuh da bermacam-macam, antara lain:

  1. BOKASHI JERAMI

Bahan :

- 200 kg jerami, dipotong dengan ukuran 10 cm

- 10 kg bekatul / dadak

- 200 kg sekam padi

- 10 sendok makan gula pasir

- 200 ml atau 20 sendok makan EM-4 (sejenis mikroorganisme, nih khusus u/ buat bokashi. Bisa juga pakek Superdegra, soalnya EM-4 agak langka)

- 20 liter air

Cara membuat :

- Jerami + bekatul + sekam dicampur hingga rata dan menjadi adonan.

- Gula pasir + EM-4 + air dicampur, disiramkan pada adonan sampai merata.

- Tutup adonan tersebut dengan plastik selama 4 hari dengan pengontrolan suhu setiap hari. Bila suhu naik hingga lebih dari 500 C, adonan didinginkan. Adonan disimpan di ruang terbuka tetapi tidak boleh terkena sinar matahari.

- Setelah 4 hari disimpan, bokashi siap digunakan.

  1. BOKASHI PUPUK

Bahan :

- 300 kg pupuk kandang

- 10 kg bekatul / dedak

- 200 kg sekam padi

- 10 sendok makan gula pasir

- 200 ml / 20 sendok makan EM-4

- 20 liter air

Cara membuat : sama dengan Bokashi Jerami.

  1. BOKASHI PUPUK KANDANG + TANAH

Bahan :

- 20 bagian tanah

- 10 bagian pupuk kandang

- 10 bagian arang / sekam/ serbuk gergaji

- 5 sendok makan gula pasir

- 10 sendok makan EM-4

- Air secukupnya

Cara membuat : sama dengan Bokashi Jerami

  1. BOKASHI PUPUK KANDANG + ARANG

Bahan :

- 200 kg pupuk kandang

- 10 kg katul / dedak

- 100 kg arang sekam / arang serbuk gergaji padi

- 10 sendok makan gula pasir

- 200 ml atau 20 sendok makan EM-4

Cara membuat : asama dengan Bokashi Jerami

  1. BOKASHI EKSPRES (24 jam)

Bahan :

- Jerami kering / daun kering / sekam/ serbuk gergaji/ bahan lain yang dpat difermentasikan

- 20 kg bokashi jerami / pupuk kandang arang / tanah yang sudah jadi

- 20 kg bekatul / dedak

- 5 sendok makan gula pasir

- 10 sendok makan EM-4

- Air secukupnya

Cara membuat : sama dnegan bokashi jerami, namun setelah disimpan 24 jam, bokashi siap digunakan.

Semoga sukses!

bahasa Indonesia

Yaaah,,,
buat temen2 yang lagi ngerjain tugaz! moga bisa ngebantu yah!!! sukses selalu!!

  1. Pergeseran Makna Kata
    1. Generalisasi (Perluasan Makna)

Mengakibatkan makna lebih luas/umum dari makna sebelumnya. Contoh:

- Ibu = wanita yang melahirkan kita (sempit/khusus)

- Ibu = panggilan untuk wanita dewasa yang dihormati.

Contoh kalimat: Ibu Merlyna dipersilakan naik ke mimbar.

    1. Spesialisasi (Penyempitan Makna)

Mengakibatkan makna lebih sempit/khusus dari makna sebelumnya. Contoh: - Bau = semua yang bisa diterima dengan indera hidung.

- Bau = bau busuk/bau tidak sedap.

Contoh kalimat: Keringat anak itu bau sekali!

    1. Ameliorasi (Peninggian Makna)

Mangakibatkan cakupan makna tersebut lebih tinggi dibanding makna sebelumnya. Contoh: - Putra = laki-laki.

- Putra = lebih tinggi dari anak.

Contoh kalimat: Putra Pak Surya bekerja di Malaysia sejak tahun 2000.

d. Peyorasi (Penurunan Makna)

Mengakibatkan cakupan makna tersebut lebih rendah dibanding makna sebelumnya. Contoh: - Bunting = makna dahulu hamil/mengandung.

- Bini = makna dahulu istri.

Contoh kalimat: Bini si Erwin lagi bunting 6 bulan.

e. Sinestesia

Pergeseran arti kata karena pertukaran tanggapan indera yang berlainan. Contoh: Tutur kata ibu selembut salju (perasa menjadi peraba)

  1. Makna Denotasi dan Konotasi
    1. Makna Denotasi

Adalah makna kata yang berdasarkan atas penunjukan yang lugas pada sesuatu di luar bahasa. Contoh : Makan hati = Tadi pagi Syahrul makan hati ayam goreng satu piring.

    1. Makna Konotasi

Adalah aspek makna sebuah atau sekelompok kata yang didasarkan atas perasaan atau pikiran yang timbul atau ditimbulkan pada pembicara (penulis) atau pendengar (pembaca). Contoh: Makan hati = Mitsuka selalu makan hati ibunya.

  1. Majas
    1. Majas Perbandingan

- Metafora = gaya bahasa yang mengandung perbandingan yang sejajar atau memilih kesamaan, sebagai pengganti suatu kata atau ungkapan. Contoh: Bunga desa itu membuat lelaki tergila-gila.

- Asosiasi / Perumpamaan = gaya bahasa yang membandingkan sesuatu benda yang telah disebutkan benda lain. Contoh: kakak beradik itu bagai air dengan minyak.

- Personifikasi = gaya bahasa yang menganggap sesuatu benda dapat berbuat atau berbicara seperti manusia. Contoh: mari kita tanyakan pada rumput yang bergoyang!

- Alegori. Contoh: Fabel = si Kancil.

    1. Majas Pertentangan

- Hiperbola = gaya bahasa yang melukiskan suatu peristiwa atau keadaan secara berlebih-lebihan. Contoh: suaranya membuat gendang telingaku pecah.

- Litotes = gaya bahasa yang mempergunakan kata yang berlawanan arti dengan tujuan untuk merendahkan diri. Contoh: jikalau sempat, mampirlah ke gubukku!

- Ironi = gaya bahasa yang dipergunakan untuk menyindir secara halus lawan bicaranya. Contoh: harum sekali baumu hingga membuatku hampir pingsan!

- Paradoks = gaya bahasa yang menyebutkan dua hal yang bertentangan padahal sebenarnya tidak. Contoh: dia kaya, tetapi miskin.

- Antitesis = gaya bahasa yang memakai kata-kata berlawanan untuk menegaskan maksud. Contoh: panjang pendeknya umur hanya Allah SWT yang mengetahui.

    1. Majas Pertautan

- Metonimia = gaya bahasa yang mempergunkan kata yang berasosiasi dengan suatu benda. Contoh: saya ke Jakarta naik Garuda.

- Eufemisme = gaya bahasa yang menggunakan kata-kata yang disusun sedemikian rupa agar lebih halus dan lebih sopan didengar. Contoh: semoga korban tsunami di Aceh diterima di sisi tuhan Yang Maha Esa.

- Sinekdoke Totem Pro Parte = gaya bahasa yang menyebutkan seluruhnya tetapi yang dimaksudkan adalah sebagian. Contoh: Brazil berhasil memenangkan Piala Dunia 2002.

- Sinekdoke Pars Prototo = gaya bahasa yang menyebutkan sebagian tetapi yang dimaksudkan seluruhnya. Contoh: kemarin Mas Jupri membeli seekor kambing.

- Alusio. Contohnya: saat ini sudah bukan zaman Siti Nurbaya.

  1. Kalimat Majemuk
    1. Kalimat Majemuk Setara

- Kalimat majemuk setara berurutan. Biasanya dihubungkan dengan kata penghubung: dan, lalu, serta, lantas, lagi, terus. Contoh: Kakak membaca buku lalu mendengarkan musik.

- Kalimat majemuk setara memilih. Biasanya dihubungkan dengan kata penghubung atau. Contoh: Kau ingin membeli tas atau sepatu?

- Kalimat majemuk setara berlawanan. Biasanya dihubungkan dengan kata penghubung: tetapi, namun, sedangkan, sebaliknya, melainkan, padahal. Contoh: keadaan sudah gelap gulita padahal masih siang.

- Kalimat majemuk setara sebab-akibat. Biasanya dihubungkan dengan kat penghubung : karena, sebab, akibat, oleh karena itu, oleh sebab itu. Contoh: Khoirul tidak masuk sekolah karena sakit.

- Kalimat majemuk setara menguatkan. Biasanya dihubungkan dengan kata penghubung: bahkan, apalagi, lagi pula. Contoh: sudah lama aku tidak bertemu dengannya bahkan suratnya pun tidak pernah kuterima.

    1. Kalimat Majemuk Bertingkat

Terdiri dari gabungan dua pola kalimat, yang satu sebagai induk kalimat dan yang satu sebagai anak kalimat. Menggunakan kata penghubung bila, ketika, apabila, andaikan, bahwa, jika, agar, maka, sambil. Contoh: saya belajar menari setelah itu les matematika.

    1. Kalimat Majemuk Campuran

Terdiri dari satu kalimat induk dan dua anak kalimat / dua induk kalimat dan satu anak kalimat (paling sedikit tiga klausa). Contoh: ibu akan memberi hadiah, jika nilaimu baik dan prestasimu terus meningkat.

  1. Iklan

Iklan atau advertensi merupakan salah satu cara yang digunakan oleh seseorang, perusahaan, atau lembaga untuk menyampaikan gagasan, produk, atau jasa. Sasarannya masyarakat luas yang jumlahnya tidak dapat ditentukan dan tinggal berpencar-pencar.

Ciri-ciri iklan : 1. Informatif

2. Bahasa singkat, padat

3. Menarik

Macam-macam iklan :

a. Penawaran = disusun dengan menggunakan kata-kata pilihan yang berkonotasi baik, memikat dan sugestif. Contoh:

b. Pengumuman = disusun untuk memberitahukan atau mengumumkan sesuatu kepada khalayak ramai.

c. Reklame = disusun dengan menggunakan media di tempat terbuka sehingga mudah dilihat khalayak ramai. Kalimat reklame biasanya memuji produk dengan semboyan dan bersifat sugestif. Macam-macam reklame:

- Poster, merupakan ragam gambar reklame yang berupa gambar bentuk barang atau obyek dengan gambar huruf. Contoh: ulurkan tangan anda untuk membantu sesama.

- Spanduk, merupakan ragam gambar reklame yang berupa gambar huruf yang dibuat di atas kain panjang. Contoh:

- Plakat,adalah ragam gambar reklame yang berupa gambar bentuk barang atau jasa dan gambar huruf yang dibuat pada kertas,paapn triplek atau plat logam yang biasanya dipasang di pohon atau dinding.

- Etiket, adalah ragam gambar reklame yang berupa nama suatu produk barang dagangan dan disertai keterangan. Etiket biasanya berukuran kecil.

- Brosur, adalah ragam gambar reklame yang menggunakan gambar huruf sebagai unsur utamanya.


- Baliho, adalah ragam gambar reklame yang berupa gambar bentuk barang atau obyek dengan gambar huruf yang berukuran besar.

d. Slogan = perkataan atau kalimat pendek yang menarik atau mencolok dan mudah diingat untuk memberitahukan sesuatu atau untuk menjelaskan tujuan suatu golongan, organisasi, ideologi, partai politik, dll. Contoh: Tegal Kota Bahari.

e. Iklan Baris

Ciri-cirinya:

v Minim gambar

v Kata singkat

v Terdapat pada koran dalam bentuk baris atau kolom

Contoh :

“Dicari KOMPUTER CPU/MON/HD/Print dll Hub: Pusat tunai 5963792. Dijemput”

f. Himbauan = ajakan yang ditulis di sebuah media atau papan yang bersifat persuasif untuk melaksanakan hal-hal yang ditulis di papan/media tersebut. Biasanya lebih menonjolkan bentuk tulisan. Contoh: Anda bukan orang sembarangan, maka jangan membuang sampah sembarangan!(mengajak untuk membuang sampah pada tempatnya).