Senin, 14 Februari 2011

Korean Day



Bagi pecinta Korea, Korean Day, merupakan hal berharga :D Seperti saya dan teman-teman, telah mempersiapkan diri jauh-jauh hari :D  *lebay*

Hari itu Minggu, tanggal 23 Januari 2011, saya dan teman-teman saya, mbak kos-Mbak Uti dan Mbak Desy, berangkat ke Gedung Pusat Kebudayaan UGM, Koesnadi Hardja Soemantri (selatan Grha Saba Pramana) sekitar pukul 10.00 WIB, soalnya acara Korean Day sendiri baru dibuka sekitar pukul itu dan dengan tujuan mencari waktu yang longgar dari pengunjung.
Wah, tapi dugaan kami salah besar! Di gedung KHS sudah dipenuhi para pecinta Korea >,<

Disambut dengan sambutan hangat panitia di pintu utama, lalu kami menuju ke stand-stand di Korean Day. Berhubung acara ini diadakan oleh mahasiswa dari Fakultas Ilmu Budaya-Bahasa Korea, jadi panitianya (sepertinya) juga dari fakultas itu. Acara Korean Day ini berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 23 sampai 25 Januari 2011.
Dan,, stand tujuan pertama dan utama kami adalah .....   STAND HANBOK! :D
Yup, Korea identik dengan pakaian tradisionalnya atau yang biasa disebut hanbok. Sedikit coretan mengenai hanbok sendiri, silakan berkunjung kemari :D
Dengan biaya sebesar Rp 5.000,00 kami sudah mendapatkan kesempatan berfoto-foto ria mengenakan hanbok selama kurang lebih 10 menit (atau lebih, hehe). Kalau dilihat dari nominalnya sih lumayan terjangkau, wuih,, tapi antriannya buat daftar itu loohh... puanjaaaang >,<
Di sana telah disediakan beberapa hanbok dengan aneka warna, untuk perempuan dan laki-laki. Tetapi, kebanyakan warna-warna yang disediakan merah muda, merah marun, ungu, putih dan putih agak transparan (kalo tidak salah Korea memang identik dengan merah dan biru). Sedikit saran, bagi para muslimah, sebaiknya memakai kerudung yang ‘berada di sekitar’ warna-warna hanbok di atas, maksudnya warna-warna seperti merah muda, putih atau ungu muda, dan tidak disarankan menggunakan kerudung berwarna ‘jauh’ dari warna-warna hanbok umumnya, misalnya biru dongker, hitam, atau kuning, meskipun di Korea warna hanbok bervariasi, karena umumnya di Korean Day yang disediakan terbatas T.T
Sebelum berfoto-foto, semua pengunjung wajib antri untuk mendaftar, membayar dan langsung memilih hanbok mana yang akan dipakai saat ‘sesi pemotretan’ nanti. Oh iya, di sana kami motret sendiri :D jadi jangan lupa untuk mengajak teman, sebagai fotografer kita, atau bisa juga meminta bantuan panitia untuk memfoto..  =.=’
Setelah tiga hal di atas terselesaikan, nah, saat menanti panggilan dari panitia untuk memakai hanbok. Kemudian, saatnya foto-fotooooo....  \^^/ nah, ini nih beberapa hasil ‘sesi pemotretan’ kami bertiga ...  ^^v


Setelah ‘capek’ foto-foto di stand hanbok, barulah kami bertiga melangkahkan kaki ke stand selanjutnya. Ada cukup banyak stand dan acara di Korean Day, antara lain stand masakan dan kudapan Korea, belajar Bahasa Korea, tarian Korea, souvenir Korea, musik tradisional Korea sampai K-pop :D
Saya sendiri, tertarik menuju stand souvenir karena ternyata souvenirnya memang impor dari Korea :D Saya membeli kerajinan tangan berupa gantungan HP berwarna merah,, imut =)
Di stand belajar Bahasa Korea, beberapa pengunjung terlihat serius mendengarkan penjelasan mengenai pengenalan alfabet Korea atau Hangeul (한글)
Sedangkan di stand tarian Korea, beberapa pengunjung belajar memakai kipas yang digunakan untuk Buchaechum (Tari Kipas). Mengutip dari Wikipedia, Buchaechum atau Tari Kipas adalah salah satu tarian tradisional dari Korea yang paling terkenal, biasanya dipentaskan oleh sekelompok wanita. Tarian ini adalah kreasi baru, yang diciptakan oleh penari Kim Baek-Bong pada tahun 1954. Para penari menari menggunakan kipas yang berhiaskan bunga peony dan mengenakan hanbok yang berwarna mencolok. Sayangnya, saya tidak memantapkan hati masuk ke stand ini, jadi tidak berkesempatan berfoto dengan kipas-kipasnya >,<
 Buchaechum
Nah,, kunjungan kami berakhir di stand ini :D
Pengalaman yang menarik bisa mengenakan hanbok, meskipun di Indonesia -,- , dan sangat berharap bisa mengenakannnya di negeri asalnya =) amiin...
Reaksi:

2 komentar:

  1. wah...tap sayang dek...q gk begitu suka dengan yang berbau korea...apalagi artis2 n boybandx...oplas smua..

    BalasHapus
  2. @anonim,, hoho.. sy denger kebanyakan gitu sih.. sy sendiri kurang ngeh sama artis-artisnya, cuma beberapa :D cenderung lebih suka ma budayanya :)

    BalasHapus